Laporan Keuangan

Statistik Penjualan

Tabel Hasil Penjualan

Klik gambar dibawah untuk memperbesar!

Tabel Untung/Rugi

Aritmatika

Aritmatika

Diagram baris

Garis

Lingkaran

Perhitungan presentase

Kesimpulan

Tujuan perhitungan persentase laba/rugi adalah:
1. Menjadi patokan penentu harga jual yang tetap terjangkau bagi konsumen tetapi bisa juga menguntungkan
2. Menilai skala prioritas produk dengan mencari produk yang dapat menyumbang keuntungan yang besar.
3. Mengukur besar efisien bisnis dalam mengubah modal atau biaya produksi menjadi keuntungan.
Setelah melakukan analisis data statistik serta laporan keuangan kelompok kami, penjualan produk kami secara keseluruhan dapat dikatakan berjalan dengan baik. Sebanyak 275 produk telah berhasil kami jual dengan produk terlaris yaitu “Nira Stickers” yang memiliki penjualan tertinggi sebanyak 48 produk. Dalam statistika kelompok kami, kami menemukan bahwa rata-rata jumlah produk yang terjual pada setiap produk sebanyak 19,64. Selain itu, kami juga menghitung modus, yaitu data yang paling sering muncul atau memiliki frekuensi tertinggi dalam data. Kami menemukan bahwa “Nira Stickers” merupakan modus hasil penjualan kami karena mencapai 48 produk.
Dari segi keuangan, kelompok kami mengeluarkan modal sebesar Rp 3.426.457 dan melalui penjualan mendapatkan uang sebesar 5.184.000 . Hal ini menghasilkan laba kotor sebesar 2.362.711 setelah dikurangi oleh pembelian kami dan sisa produk, dimana kami masih memiliki sisa produk yaitu “Photobooth” sebanyak 4, sehingga kami memiliki sisa produk seharga Rp 50.880. Keuntungan terbesar kami ternyata juga berasal dari “Nira Stickers”, yang memberikan persentase untung sebesar 819.54%. Sementara kerugian kami berasal dari “Photobooth” dengan persentase kerugian sebesar -43.4%. Kerugian ini disebabkan oleh kurangnya mempertimbangkan keinginan pembeli , kurangnya promosi pada hari-h, dan juga keterlambatan pembelian barang photobooth. Hall ini mengakibatkan kenaikan biaya pengadaan. Namun karena harga jual telah dipublikasikan kepada konsumen, maka kami menyesuaikan dan tidak mengubah harga tersebut, sehingga berdampak pada penurunan keuntungan dalam produk ini.
Secara keseluruhan, strategi penjualan yang kami telah terapkan cukup efektif, terbukti dengan keberhasilan kami untuk memiliki laba bersih walaupun dapat dikatakan sedikit dibandingkan modal awal. Namun, kami juga tetap harus melakukan evaluasi untuk meminimalisasikan potensi kerugian seperti produk Photobooth kami yang terjadi karena kelalaian. Kedepannya, kelompok kami harus lebih siap dalam perencanaan, perhitungan modal dan juga eksekusi pembelian bahan yang diperlukan untuk produk dari jauh-jauh hari, sehingga produk kami dapat memberikan kepuasan bagi konsumen tetapi juga menghasilkan keuntungan bagi kami.